ฝึกแต่งกระทู้ธรรม

เลือกพุทธศาสนสุภาษิตบทตั้ง ระบบจะเลือกบทเชื่อมและเรียบเรียงเป็นตัวอย่างเรียงความแก้กระทู้ธรรมตามแบบสนามหลวง

เป็นตัวอย่างสำหรับฝึกหัด ไม่ใช่เฉลย — ผู้สอบควรเรียบเรียงด้วยภาษาของตนเอง และจำบาลีกับคัมภีร์ที่มาให้ถูกต้อง

ฉบับทดลอง — คำอธิบายและสำนวนเชื่อมบางส่วนยังอยู่ระหว่างตรวจทาน อาจมีการปรับแก้
ภาษาของเรียงความ / Language : ไทย English Indonesia 中文 Deutsch Dansk हिन्दी 日本語 नेपाली
Contoh karangan ini hanya untuk latihan dan bukan kunci jawaban resmi. Tulislah dengan kata-kata Anda sendiri dan hafalkan kalimat Pāli beserta sumbernya dengan benar.
เรียงความภาษาอินโดนีเซีย ใช้ได้เฉพาะสุภาษิตที่มีคำอธิบายฉบับแปลแล้ว — ธรรมศึกษาชั้นตรี (ต่างประเทศ) มี ๔๓ บท · บาลีแสดงเป็นอักษรโรมัน
สุ่มบทตั้ง
ธรรมศึกษาชั้นตรี (ต่างประเทศ) · สนามหลวงกำหนดสุภาษิตให้ ๓ บท ให้ผู้สอบเลือกมาอ้างประกอบ ๑ บท · ต้องบอกชื่อคัมภีร์ที่มา · ชุดจำลองเลือกจากสุภาษิตของชั้นนี้ในหลักสูตรฉบับปรับปรุง ๒๕๕๗
ชุดสุภาษิตที่ให้เลือก (จำลอง ๓ บท)
ชั้นนี้เชื่อม ๑ บท · กดเลือกบทอื่นเพื่อเปลี่ยนแทนบทเดิม · เลือกครบแล้วระบบแต่งใหม่ทันที
ตัวอย่างนี้เรียบเรียงจากคำอธิบายพุทธศาสนสุภาษิตที่ผ่านการตรวจทาน ใช้ดูแนวการวางโครงเรื่องและการเชื่อมความ ไม่ใช่เฉลยของสนามหลวง ผู้สอบควรฝึกเขียนด้วยสำนวนของตนเอง
ธรรมศึกษาชั้นตรี (ต่างประเทศ) · บทเชื่อม ๑ บท · ภาษาอินโดนีเซีย ประมาณ ๕๓๙ คำ
สุ่มสำนวนเชื่อม
Pāpāni kammāni karonti mohā
Orang melakukan perbuatan jahat karena kebodohan batin
(Majjhima Nikāya, Majjhimapaṇṇāsaka 13/413)

อารัมภบทSekarang akan dijelaskan dan diuraikan makna tema Dhamma yang tertulis di atas, sebagai pedoman untuk belajar dan berlatih.

อธิบายบทตั้งPenjelasannya: Kata "kebodohan batin" atau moha berarti tidak mengetahui sesuai kenyataan, yaitu kegelapan pikiran yang membuat seseorang tidak dapat melihat apa yang baik dan apa yang jahat, apa yang bermanfaat dan apa yang merugikan. Kata mutiara ini mengajarkan bahwa orang sering melakukan perbuatan jahat karena kebodohan batin; artinya, sebagian besar kejahatan terjadi karena orang tidak tahu, atau tahu tetapi tidak benar-benar memahami, sehingga melakukannya karena pemahaman yang keliru.

ขยายความบทตั้งKebodohan batin bagaikan kegelapan. Sebagaimana orang yang berjalan dalam kegelapan mudah tersandung, jatuh ke lubang, atau salah jalan, demikian pula orang yang pikirannya dikuasai oleh kebodohan batin mudah berbuat kesalahan. Ia mungkin keliru mengira bahwa kejahatan adalah jalan pintas menuju keberhasilan, keliru mengira bahwa menyakiti orang lain akan memberinya keuntungan, atau keliru mengira bahwa tidak ada yang mengetahui dan melihat, sehingga ia dapat berbuat jahat tanpa harus menerima akibatnya. Kebodohan batin juga merupakan akar yang membuat keserakahan dan kemarahan mudah muncul, karena ketika seseorang tidak menyadari pikirannya sendiri, ia akan menjadi budak dari segala kekotoran batin.

ประโยคสะพาน + ที่มา ๑Orang yang tidak memegang kejujuran dan terbiasa berdusta siap melakukan kejahatan apa pun, sebab ia telah membuang penjaga kebaikan yang paling penting. Hal ini sesuai dengan makna sabda Sang Buddha dalam Khuddaka Nikāya, Dhammapada:

อธิบายบทเชื่อม ๑Penjelasannya: Kata "dusta" berarti kebohongan, yaitu berbohong atau berbicara tidak sesuai dengan kenyataan untuk menipu orang lain. Kata mutiara ini mengajarkan bahwa bagi orang yang terbiasa berdusta, tidak ada kejahatan yang tidak akan ia lakukan; artinya, orang yang tidak menjaga kejujuran siap melakukan kejahatan apa pun, karena ia telah membuang jaminan yang paling penting bagi kebaikan.

อธิบายบทเชื่อม ๑Dalam Dhammapada, Sang Buddha bersabda bahwa orang yang melanggar satu dhamma, yaitu kejujuran, yang biasa berdusta, dan yang tidak memedulikan alam kehidupan berikutnya, tidak ada kejahatan yang tidak akan ia lakukan. Alasannya adalah bahwa berbohong merupakan alat untuk menutupi segala kejahatan. Orang yang berbuat salah lalu berani berbohong akan mengira bahwa ia dapat menutupi kesalahannya, sehingga ia berani terus-menerus berbuat salah. Adapun orang yang menjaga kejujuran, ketika berbuat salah, akan mengakuinya, sehingga kesalahan tidak menumpuk. Kejujuran bagaikan pintu yang membendung segala kejahatan; ketika pintu ini jebol, kejahatan-kejahatan lain dapat masuk dengan mudah.

ตัวอย่างในชีวิตDalam kehidupan nyata, orang yang begitu saja percaya pada ajakan berinvestasi tanpa memeriksanya mungkin tertipu hingga ikut melanggar hukum tanpa menyadarinya. Remaja yang keliru mengira bahwa kekerasan itu keren mungkin menyakiti orang lain hingga harus dihukum. Orang yang begitu saja percaya pada kabar angin tanpa merenungkannya mungkin menyebarkan pesan yang memfitnah orang lain tanpa menyadari bahwa ia sedang berbuat jahat melalui ucapan. Semua kesalahan ini timbul dari kebodohan batin.

สรุปKesimpulannya: Cara mencegah perbuatan jahat yang timbul dari kebodohan batin adalah dengan mengembangkan kebijaksanaan, rajin belajar, mendengarkan nasihat orang yang bijaksana, berpikir dan merenung sebelum bertindak, dan memiliki perhatian penuh yang menyadari pikiran sendiri. Ketika kebijaksanaan semakin terang, kebodohan batin pun memudar, dan perbuatan jahat pun berkurang. Hal ini sesuai dengan ungkapan Dhamma yang diangkat sebagai tema di awal:

Pāpāni kammāni karonti mohā
Orang melakukan perbuatan jahat karena kebodohan batin

ปิดท้ายDemikianlah uraiannya sebagaimana telah dipaparkan di atas.

พุทธศาสนสุภาษิต แบบฝึกท่องจำ หน้าหลัก