ฝึกแต่งกระทู้ธรรม

เลือกพุทธศาสนสุภาษิตบทตั้ง ระบบจะเลือกบทเชื่อมและเรียบเรียงเป็นตัวอย่างเรียงความแก้กระทู้ธรรมตามแบบสนามหลวง

เป็นตัวอย่างสำหรับฝึกหัด ไม่ใช่เฉลย — ผู้สอบควรเรียบเรียงด้วยภาษาของตนเอง และจำบาลีกับคัมภีร์ที่มาให้ถูกต้อง

ฉบับทดลอง — คำอธิบายและสำนวนเชื่อมบางส่วนยังอยู่ระหว่างตรวจทาน อาจมีการปรับแก้
ภาษาของเรียงความ / Language : ไทย English Indonesia 中文 Deutsch Dansk हिन्दी 日本語 नेपाली
Contoh karangan ini hanya untuk latihan dan bukan kunci jawaban resmi. Tulislah dengan kata-kata Anda sendiri dan hafalkan kalimat Pāli beserta sumbernya dengan benar.
เรียงความภาษาอินโดนีเซีย ใช้ได้เฉพาะสุภาษิตที่มีคำอธิบายฉบับแปลแล้ว — ธรรมศึกษาชั้นตรี ระดับมัธยมศึกษา มี ๙ บท · บาลีแสดงเป็นอักษรโรมัน
สุ่มบทตั้ง
ธรรมศึกษาชั้นตรี ระดับมัธยมศึกษา · ขอบข่ายหลักสูตร ๒๕๖๔ กำหนดให้อ้างอิงสุภาษิตที่กำหนดให้เท่านั้น ไม่น้อยกว่า ๑ สุภาษิต ความยาวตั้งแต่ ๒ หน้าขึ้นไป (เว้นบรรทัด) พร้อมยกตัวอย่างเหตุการณ์ในชีวิตประจำวัน · บทเชื่อมใช้เฉพาะ ๑๕ บทในขอบข่ายของช่วงชั้นนี้
สุภาษิตบทเชื่อมที่เข้ากัน
ชั้นนี้เชื่อม ๑ บท · กดเลือกบทอื่นเพื่อเปลี่ยนแทนบทเดิม · เลือกครบแล้วระบบแต่งใหม่ทันที
ตัวอย่างนี้เรียบเรียงจากคำอธิบายพุทธศาสนสุภาษิตที่ผ่านการตรวจทาน ใช้ดูแนวการวางโครงเรื่องและการเชื่อมความ ไม่ใช่เฉลยของสนามหลวง ผู้สอบควรฝึกเขียนด้วยสำนวนของตนเอง
ธรรมศึกษาชั้นตรี ระดับมัธยมศึกษา · บทเชื่อม ๑ บท · ภาษาอินโดนีเซีย ประมาณ ๖๕๔ คำ
สุ่มสำนวนเชื่อม
Puññāni paralokasmiṃPatiṭṭhā honti pāṇinaṃ
Kebajikan adalah sandaran makhluk di dunia berikutnya
(Saṃyutta Nikāya, Sagāthāvagga 15/26)

อารัมภบทSekarang akan dijelaskan dan diuraikan makna tema Dhamma yang tertulis di atas, sebagai pedoman untuk belajar dan berlatih.

อธิบายบทตั้งPenjelasannya: Kata "tempat bernaung" berarti sesuatu yang memberikan perlindungan, memberikan rasa aman, dan membantu terbebas dari bahaya. Adapun "alam kehidupan berikutnya" berarti alam tempat makhluk terlahir kembali setelah meninggal dunia di dunia ini. Kata mutiara ini mengajarkan bahwa jasa kebajikan adalah tempat bernaung bagi semua makhluk di alam kehidupan berikutnya; artinya, setelah meninggalkan dunia ini, tidak ada harta benda, sanak saudara, atau kedudukan dan kehormatan apa pun yang dapat ikut pergi. Hanya jasa kebajikan dan kejahatan yang telah dilakukan sendiri yang ikut pergi, dan jasa kebajikan adalah satu-satunya hal yang dapat melindungi.

ขยายความบทตั้งDi dunia ini, manusia memiliki banyak tempat bernaung, misalnya ayah dan ibu adalah tempat bernaung bagi anak, sanak saudara dan sahabat adalah tempat bernaung di saat sulit, dan harta benda adalah tempat bernaung dalam menjalani hidup. Tetapi tempat-tempat bernaung ini memiliki batas; ketika tiba saatnya harus meninggalkan dunia ini, tempat-tempat bernaung ini tidak dapat ikut pergi. Agama Buddha mengajarkan bahwa semua makhluk memiliki kamma sebagai milik mereka sendiri dan merupakan pewaris kamma; perbuatan apa pun yang dilakukan, baik atau jahat, merekalah yang akan menerima akibat dari perbuatan itu. Setelah meninggalkan dunia ini, yang ikut pergi hanyalah kamma yang telah dilakukan sendiri. Jasa kebajikan yang telah dilakukan dengan baik akan menyambut pelakunya di alam kehidupan berikutnya, bagaikan sanak saudara yang dengan gembira menyambut kerabat tercinta yang telah lama pergi dan kembali ke rumah dengan selamat. Karena itu, jasa kebajikan adalah tempat bernaung sejati di alam kehidupan berikutnya.

ประโยคสะพาน + ที่มา ๑Harta lahiriah dapat dicuri atau hilang kapan saja, tetapi kebajikan, yaitu kebaikan yang tumbuh di dalam batin, adalah harta yang tidak dapat dirampas oleh pencuri, sehingga menjadi milik yang lebih kokoh. Hal ini sesuai dengan sabda Sang Buddha dalam Saṃyutta Nikāya, Sagāthāvagga:

อธิบายบทเชื่อม ๑Penjelasannya: Kata "jasa kebajikan" berarti kebaikan yang timbul di dalam pikiran dari berdana, menjalankan sila, mengembangkan meditasi, dan melakukan perbuatan baik lainnya. Kata mutiara ini mengajarkan bahwa jasa kebajikan adalah harta yang tidak dapat dibawa pergi oleh pencuri, berbeda dengan harta lahiriah seperti uang, emas, rumah, mobil, dan perhiasan, yang dapat dicuri, terbakar, terkena banjir, atau hilang kapan saja.

อธิบายบทเชื่อม ๑Dalam sutta yang menjadi sumber kata mutiara ini terdapat pertanyaan: apakah yang baik sampai usia tua, apakah yang baik bila telah kokoh, apakah permata bagi manusia, dan apakah yang tidak dapat dibawa pergi oleh pencuri. Jawabannya adalah: sila baik sampai usia tua, keyakinan baik bila telah kokoh, kebijaksanaan adalah permata bagi manusia, dan jasa kebajikan tidak dapat dibawa pergi oleh pencuri. Pencuri tidak dapat membawa pergi jasa kebajikan karena jasa kebajikan tidak berada di dalam brankas atau di bank, tetapi berada di dalam pikiran orang yang melakukannya. Tidak ada orang yang dapat merogoh masuk untuk mencurinya, tidak ada bencana alam yang dapat menghancurkannya, dan jasa kebajikan itu juga mengikuti pelakunya ke mana pun, bahkan melintasi alam kehidupan dan kelahiran.

ตัวอย่างในชีวิตDalam kehidupan nyata, orang yang bepergian ke negeri asing harus menyiapkan bekal dan modal dengan lengkap; jika tidak, ia akan kesusahan ketika tiba di sana. Perjalanan menuju alam kehidupan berikutnya pun demikian; jasa kebajikan adalah bekal yang harus dipersiapkan. Orang yang menjalani hidup dengan lengah dan tidak pernah berbuat baik, ketika tiba saatnya harus berangkat, tidak memiliki bekal apa pun. Adapun orang yang telah banyak berbuat jasa kebajikan akan berangkat dengan hati yang tenteram, bagaikan orang yang memiliki sanak saudara yang menantikan untuk menyambutnya di tempat tujuan.

สรุปKesimpulannya: Orang yang memahami kenyataan hidup hendaknya tidak lengah, tetapi mempersiapkan tempat bernaung untuk alam kehidupan berikutnya dengan berbuat jasa kebajikan selagi masih ada kesempatan, baik dengan berdana, menjalankan sila, maupun melatih pikiran agar jernih. Hal ini sesuai dengan ungkapan Dhamma yang diangkat sebagai tema di awal:

Puññāni paralokasmiṃPatiṭṭhā honti pāṇinaṃ
Kebajikan adalah sandaran makhluk di dunia berikutnya

ปิดท้ายDemikianlah uraiannya sebagaimana telah dipaparkan di atas.

พุทธศาสนสุภาษิต แบบฝึกท่องจำ หน้าหลัก