Orang bijak hendaknya tidak bergaul dengan orang jahat, melainkan dengan orang baik, karena orang jahat menuntun ke neraka dan orang baik mengantar ke alam bahagia.
Orang yang bergaul dengan orang jahat tidak akan mencapai kebahagiaan sejati; ia mendatangkan bencana bagi dirinya, seperti bunglon yang masuk ke kawanan biawak.
Orang yang mendambakan kebahagiaan yang kokoh hendaknya menjauhi sahabat jahat, bergaul hanya dengan orang-orang mulia, dan berpegang pada nasihat mereka.
Orang bijak hendaknya bersahabat dengan mereka yang berkeyakinan, yang mencintai sila, yang bijaksana dan berpengetahuan luas; karena bergaul dengan orang baik membawa kemajuan.