พุทธศาสนสุภาษิต

สำหรับวิชากระทู้ธรรม — บาลี คำแปล คัมภีร์ที่มา และคำอธิบายความหมาย เพื่อใช้ศึกษาและเป็นแบบอย่างในการแต่งกระทู้ธรรม

คำอธิบายเป็นเพียงตัวอย่างการตีความ ไม่ใช่เฉลย — ใช้เป็นแนวทางเบื้องต้น และควรศึกษาเพิ่มเติมจากพระไตรปิฎกและคัมภีร์อื่น ๆ

ธรรมศึกษา (ต่างประเทศ)
นักธรรมชั้นตรี · พุทธศาสนสุภาษิต เล่ม ๑ · ๕๐๐ บท · มีคำอธิบายแล้ว ๕๘ บท
สีลวรรค — หมวดศีล
สีลวรรค — หมวดศีล · นักธรรมชั้นตรี
บาลี (อักษรไทย)
สีลํ กิเรว กลฺยาณํ.
Pāli (Roman) ถอดอัตโนมัติ
Sīlaṃ kireva kalyāṇaṃ.
คัมภีร์ที่มา : ขุ. ชา. เอก. ๒๗/๒๘.
คำแปล : ท่านว่าศีลนั่นเทียว เป็นความดี.
Indonesia : Dikatakan bahwa sila itulah kebaikan.
คำแปลทุกภาษา / All languages (9)
ไทยท่านว่าศีลนั่นเทียว เป็นความดี.
EnglishThey say that virtue itself is goodness.
IndonesiaDikatakan bahwa sila itulah kebaikan.
中文有言道:戒行本身即是善。
DeutschMan sagt, die Sittlichkeit selbst sei das Gute.
DanskMan siger, at dyden i sig selv er det gode.
हिन्दीकहा जाता है कि शील ही कल्याण है।
日本語戒こそが善であると言われる。
नेपालीभनिन्छ, शील नै कल्याण हो।

คำอธิบาย
Penjelasan ini hanyalah contoh penafsiran kata mutiara Buddhis, bukan kunci jawaban. Pelajar hendaknya menggunakannya sebagai panduan awal saja. Untuk pemahaman yang lebih mendalam, pelajarilah juga Tipiṭaka dan kitab-kitab lainnya.
คำอธิบายนี้เป็นเพียงตัวอย่างการตีความพุทธศาสนสุภาษิต ไม่ใช่เฉลย ผู้ศึกษาควรใช้เป็นแนวทางเบื้องต้นเท่านั้น หากต้องการความพิสดาร ควรศึกษาเพิ่มเติมจากพระไตรปิฎกและคัมภีร์อื่น ๆ ประกอบด้วย

Kata mutiara "sīlaṃ kireva kalyāṇaṃ", yang berarti "Konon, sila itulah kebaikan", mengajarkan nilai perilaku yang baik. "Konon" berarti didengar atau dikatakan orang, dan "itulah" adalah kata penegas yang berarti "hal itu sendiri". Pokok ajarannya adalah bahwa kebaikan seseorang hendaknya dinilai dari perilakunya, bukan hanya dari asal keluarga, kedudukan, atau pengetahuan dan kemampuan, karena walaupun memiliki semua itu, bila berperilaku tidak jujur, seseorang dapat merugikan dirinya sendiri dan orang lain.

Kitab komentar Sīlavīmaṃsana Jātaka mengisahkan seorang brahmana penasihat raja yang dihormati oleh raja. Ia ingin menguji apakah rasa hormat itu berasal dari keluarga dan ilmunya atau dari silanya, maka ia mengambil sebagian harta kerajaan tanpa izin sampai ia ditangkap. Ketika dibawa menghadap raja, ia melihat para pawang ular memainkan ular berbisa dan memperingatkan mereka akan bahayanya. Para pawang ular menjawab bahwa ular itu memiliki sila dan tidak menyakiti siapa pun, berbeda dengan dia yang ditangkap karena mengambil harta raja. Brahmana itu merenung bahwa bahkan seekor ular dipuji karena tidak menyakiti orang lain. Ketika menghadap raja dan raja memerintahkan agar ia dihukum, ia menjelaskan alasan perbuatannya dan memuji keluhuran sila.

Pelajaran dari kisah ini adalah bahwa keluarga, kedudukan, dan pengetahuan tidak dapat menggantikan perilaku yang baik atau menjadi alasan untuk berbuat salah. Kejujuran dan tidak menyakiti orang lain adalah landasan penting bagi kepercayaan; bila seseorang melanggar prinsip-prinsip ini, kepercayaan yang pernah ia miliki dapat merosot. Kisah ini dimaksudkan agar kita menyadari nilai sila, bukan untuk mendorong meniru perbuatan salah demi menguji orang lain.

Dalam kehidupan sehari-hari, mereka yang berpengetahuan dan cakap hendaknya menggunakan pengetahuannya dengan jujur dan bertanggung jawab, karena bila kemampuan digunakan untuk menipu atau mengambil keuntungan dari orang lain, kerugiannya bisa sangat besar. Siswa yang belajar dengan tekun hendaknya jujur dalam ujian dan tidak menyalin pekerjaan orang lain. Karyawan hendaknya bertanggung jawab dalam tugasnya dan tidak korupsi. Mereka yang dipercaya menjaga harta hendaknya merawatnya tanpa menganggapnya milik sendiri. Contoh-contoh ini menunjukkan bahwa kemampuan dan perilaku baik hendaknya berkembang bersama.

Maka mereka yang ingin menjadi orang baik hendaknya menjaga silanya tetap teguh sambil mengembangkan pengetahuan dan kebijaksanaan, menjadikan sila sebagai prinsip yang menjaga perbuatan dan ucapannya tetap jujur, tidak menyakiti, dan adil kepada orang lain. Kebaikan semacam ini berasal dari praktik nyata, bukan hanya dari nama baik, kedudukan, atau pujian, sesuai dengan kata mutiara: "Konon, sila itulah kebaikan."

« บทก่อนหน้า บทถัดไป »
สุภาษิตในวรรคเดียวกัน — เลือกใช้เป็นกระทู้เชื่อมได้
สีลํ ยาว ชรา สาธุ.
Sila mendatangkan manfaat hingga usia tua.
สํ. ส. ๑๕/๕๐.
สุขํ ยาว ชรา สีลํ.
Sila membawa kebahagiaan hingga usia tua.
ขุ. ธ. ๒๕/๕๙.
สีลํ โลเก อนุตฺตรํ.
Sila adalah yang tertinggi di dunia.
ขุ. ชา. เอก. ๒๗/๒๘.
สํวาเสน สีลํ เวทิตพฺพํ.
Sila dapat diketahui melalui hidup bersama.
นัย-ขุ. อุ. ๒๕/๑๗๘.
สาธุ สพฺพตฺถ สํวโร.
Pengendalian diri di segala tempat adalah baik.
สํ. ส. ๑๕/๑๐๖. ขุ. ธ. ๒๕/๖๔.
สญฺญมโต เวรํ น จียติ.
Bila seseorang senantiasa waspada, permusuhan tidak timbul.
ที. มหา. ๑๐/๑๕๙. ขุ. อุ. ๒๕/๒๑๕.
สีลํ รกฺเขยฺย เมธาวี.
Orang bijak hendaknya menjaga sila.
ขุ. อิติ. ๒๕/๒๘๒.
บาลีอักษรโรมันถอดจากอักษรไทยโดยอัตโนมัติ · คำอธิบายแสดงเฉพาะบทที่ผ่านการตรวจทานแล้ว
ฝึกแต่งกระทู้ธรรม แบบฝึกท่องจำ ปัญหาธรรมศึกษาย้อนหลัง หน้าหลัก