Bergembiralah dalam kewaspadaan dan jagalah pikiranmu dengan baik; bebaskanlah dari cara-cara yang salah, seperti seekor gajah melepaskan dirinya yang terbenam dalam lumpur.
Seorang bhikkhu, yang bergembira dalam kewaspadaan, dan melihat bahaya dalam kelengahan, akan maju terus membakar semua rintangan batin, bagaikan api membakar kayu, baik yang besar maupun yang kecil.
Seorang bhikkhu yang bergembira dalam kewaspadaan, dan melihat bahaya dalam kelengahan, tak akan terperosok lagi. Ia sudah berada di ambang pintu nibbana.
Seorang bhikkhu yang berdiam demikian, penuh perhatian dan waspada, setelah meninggalkan segala yang dianggap milikku, mengembara sebagai orang yang mengetahui, akan meninggalkan kelahiran, usia tua, kesedihan, ratap tangis, dan penderitaan di dunia ini juga.
Dengan usaha yang tekun, semangat, disiplin, dan pengendalian diri, hendaklah orang bijaksana membuat pulau bagi dirinya sendiri yang tidak dapat ditenggelamkan oleh banjir.