Orang berkebijaksanaan baik, yang waspada ketika orang lain lengah, terjaga ketika orang lain tidur, meninggalkan (si bodoh) di belakang, seperti kuda yang cepat meninggalkan kuda yang lemah.
Kemasyhuran bertumbuh bagi orang yang rajin, penuh perhatian, bersih dalam perbuatan, bertindak dengan pertimbangan, terkendali, hidup sesuai Dhamma, dan waspada.
Bergembiralah dalam kewaspadaan dan jagalah pikiranmu dengan baik; bebaskanlah dari cara-cara yang salah, seperti seekor gajah melepaskan dirinya yang terbenam dalam lumpur.
Dengan usaha yang tekun, semangat, disiplin, dan pengendalian diri, hendaklah orang bijaksana membuat pulau bagi dirinya sendiri yang tidak dapat ditenggelamkan oleh banjir.